Contoh Proposal Skripsi Manajemen Ekonomi: CSR, Profitabilitas, Firm Value (1)

Berikut kami sajikan sebuah contoh proposal skripsi program studi manajemen ekonomi tentang CSR, Profitabilitas, Firm Value bagian pertama Bab I. Bagian pertama (Bab 1) ini berisi judul, latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian.

Judul Contoh Proposal Skripsi

Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

A. Latar Belakang Masalah

Persaingan ketat antar perusahaan perbankan mendorong perusahaan-perusahaan perbankan untuk meningkatkan kinerja masing-masing (Suryadi, Mayliza, & Ritonga, 2020). Perusahaan-perusahaan perbankan berlomba meluncurkan program-program unggulan guna memenuhi tuntutan dunia perbankan era global ini. Pada dasarnya tujuan manajemen keuangan meningkatkan kinerjanya tersebut adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Perusahaan perbankan yang memegang prinsip-prinsip ekonomi, umumnya bukan hanya berorientasi pada pencapaian laba maksimal, melainkan juga berusaha meningkatkan nilai perusahaan serta kemakmuran pemilik atau pemegang saham. Nilai perusahaan ini diartikan sebagai sebuah nominal harga yang disetujui dibayar oleh calon investor apabila suatu perusahaan dijual (Sartono, 2008). Nilai perusahaan merupakan cerminan kondisi perusahaan pada saat ini, serta dapat dijadikan gambaran keberhasilan perusahaan di masa depan.

Investor memiliki persepsi bahwa tingkat keberhasilan sebuah perusahaan berkaitan erat dengan harga saham dan profitabilitas (Perwira & Wiksuana, 2018). Nilai perusahaan dapat mencerminkan nilai aset yang dimiliki perusahaan seperti surat-surat berharga, salah satunya saham. Bagi perusahaan yang menerbitkan saham di pasar modal, harga saham yang diperjualbelikan di bursa merupakan indikator nilai perusahaan. Memaksimalkan nilai pasar perusahaan sama dengan memaksimalkan harga pasar saham. Jika manajemen berjalan dengan baik, nilai saham perusahaan akan meningkat, sedangkan nilai hutang perusahaan dalam bentuk obligasi tidak terpengaruh sama sekali. Dapat disimpulkan bahwa nilai saham kepemilikan dapat dijadikan indikator yang tepat untuk mengukur tingkat keefektifan perusahaan. Berdasarkan alasan itulah, tujuan manajemen keuangan dinyatakan dalam bentuk optimalisasi nilai saham kepemilikan perusahaan, atau optimalisasi harga saham di lantai bursa.

Perusahaan tidak lagi dihadapkan hanya pada tanggung jawab yang berpijak pada single bottom line pada era globalisasi ini, yaitu nilai perusahaan yang hanya dicerminkan oleh laba. Namun tanggung jawab perusahaan meliputi triple bottom lines, yaitu laba (profit), kontribusi kepada masyarakat (people), dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan (planet). Perusahaan harus seimbang dalam melaksanakan kegiatan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hal tersebut disebabkan karena kondisi keuangan saja tidak cukup menjamin nilai perusahaan tumbuh secara berkelanjutan (sustainable), sehingga perusahaan perlu untuk melaksanakan corporate social responsibility (Rahayu & Sari, 2018). Perusahaan melakukan atau memfasilitasi kegiatan-kegiatan peduli lingkungan sebagai wujud tanggung jawab kepada masyarakat dalam rangka mengurangi dampak negatif kegiatan perusahaan terhadap lingkungan. Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah etika bisnis bahwa perusahaan tidak hanya mempunyai kewajiban-kewajiban ekonomi dan legal kepada shareholder, tetapi juga memiliki sejumlah kewajiban kepada stakeholders seperti pelanggan, pegawai, komunitas, pemilik atau investor, pemerintah, supplier, bahkan juga kepada kompetitor.

Nilai perusahaan dipengaruhi juga oleh profitabilitas yang dihasilkan oleh perusahaan. Profitabilitas merupakan keuntungan bersih yang mampu diraih oleh perusahaan dalam menjalankan usahanya. Setelah dipotong bunga dan pajak, keuntungan ini dibagikan kepada para pemegang saham sebagai deviden. Semakin besar keuntungan yang diperoleh, semakin besar kemampuan perusahaan untuk membayarkan devidennya. Apabila profitabilitas perusahaan baik, maka para stakeholder yang terdiri atas kreditur, supplier, dan juga investor akan menilai sejauh mana perusahaan dapat menghasilkan laba dari penjualan dan investasi perusahaan. Jadi secara teoritis, semakin tinggi nilai profitabilitas yang mampu dicapai perusahaan, semakin tinggi pula nilai suatu perusahaan (Perwira & Wiksuana, 2018).

Ukuran perusahaan (firm size) yang besar merupakan indikator bahwa sebuah perusahaan mengalami perkembangan, sehingga investor akan merespon positif yang mendorong meningkatnya nilai perusahaan (Hardinis, 2019). Perusahaan yang memiliki total aset besar akan lebih banyak mendapat perhatian investor, kreditor, maupun para pemakai informasi keuangan lainnya. Pihak manajemen juga akan lebih leluasa dalam menggunakan aset untuk meningkatkan nilai perusahaan. Ukuran perusahaan yang besar juga merefleksikan kokohnya perusahaan dalam menghadapi goncangan ekonomi. Atas dasar hal tersebut investor cenderung menyukai perusahaan besar daripada perusahaan kecil dalam berinvestasi.

Banyak penelitian yang telah dilakukan guna meneliti faktor – faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan. Penelitian Jeroh (2020) menunjukkan bahwa pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang akan mendongkrak nilai perusahaan. Hasil penelitian tersebut diperkuat dengan penelitian lain dari Laili, Djazuli, dan Indrawati (2019) yang menunjukkan bahwa pengungkapan atau pelaporan CSR ke publik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun dalam penelitian lain yang dilakukan oleh Buchaan, Cao, dan Chen (2018) menunjukkan bahwa pengungkapan CSR ke publik tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian lainnya oleh Suryadi, Mayliza, dan Ritonga (2020) menyimpulkan bahwa profitabilitas sebagai indikator kinerja perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Meningkatnya kinerja perusahaan akan meningkatkan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) yang merupakan bagian proksi dari rasio profitabilitas. Dalam segi ukuran, semakin besar ukuran perusahaan, semakin berpengaruh ukuran tersebut terhadap nilai perusahaan (Sutanto, 2020). Hasil penelitian tersebut berlawanan dengan hasil penelitian dari Hardinis (2019) yang menemukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.

Semakin besar ukuran perusahaan, semakin banyak investor yang memberikan perhatian pada perusahaan tersebut (Sutanto, 2020). Peningkatan kinerja suatu perusahaan mendorong naiknya harga saham perusahaan tersebut di pasar modal yang menghasilkan kenaikan nilai perusahaan. Ukuran perusahaan dapat dilihat dari total aset yang dimiliki yang dapat digunakan untuk kegiatan operasi perusahaan. Ukuran perusahaan dapat diukur dengan proksi size.

Sebagian besar penelitian terdahulu dilakukan dengan meneliti perusahaan yang berada Indonesia yang bergerak di industri manufaktur. Perbedaan lain dengan penelitian sebelumnya yaitu penelitian ini mengaplikasikan standar GRI (Global Reporting Initiative) versi G3.1 Guidelines dalam mengukur corporate social responsibility disclosures. Periode penelitian yang digunakan yaitu 2016 sampai 2019. Diaplikasikannya standar GRI dalam penelitian ini bertujuan mengungkapkan bahwa dalam GRI bersifat internasional dan dapat diaplikasikan pada berbagai ukuran perusahaan di berbagai macam sektor.

Dalam satu dasawarsa terakhir, seiring perkembangan teknologi, perkembangan dunia perbankan juga semakin pesat. Perusahaan-perusahaan perbankan di Indonesia dituntut untuk terus melakukan inovasi produk dan jasa agar dapat terus bersaing. Di tengah gempuran produk uang elektronik pada kenyataannya produk-produk perbankan masih saja dapat terus bersaing. Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) misalnya, saham-saham perusahaan perbankan ini bahkan masih menjadi primadona dan tergolong saham bluechips. Ditambah dengan semakin sengitnya persaingan antar perusahaan, perusahaan-perusahaan di sektor finansial perbankan harus mampu menaklukan tantangan dunia perbankan di era digital dengan baik dengan memaksimalkan nilai perusahaan untuk menarik minat para investor. Atas argumentasi tersebut perusahaan perbankan dijadikan sampel dalam penelitian dengan argumentasi bahwa

Isu CSR merupakan isu yang harus diperhatikan. Terbukti beberapa tahun terakhir perusahaan-perusahaan semakin menyadari pentingnya menerapkan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari strategi bisnis. Alasan manajemen mengungkap CSR sebagai pertanggungjawaban sosial adalah untuk alasan strategis. Meskipun sifatnya belum mandatory, tetapi dapat disimpulkan bahwa hampir semua perusahaan khususnya sector finansial perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selalu mengungkapkan informasi mengenai CSR dalam laporan tahunan. Berdasarkan laporan The World Factbook dari Cental Intelligence Agency (CIA) mengungkap Indonesia dan Malaysia mengalami krisis lingkungan cukup serius. Salah satunya yaitu masalah penggundulan hutan dan polusi air. Pembukaan lahan untuk permukiman dan perkantoran termasuk kantor perbankan perlu menjadi perhatian Indonesia. Meskipun tidak semasif pembukaan lahan sawit, hal ini tetap termasuk bentuk pembukaan lahan yang dapat merusak lingkungan. Perusahaan perbankan juga harus memperhatikan praktik lingkungannya, sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan di mata stakeholders. Dilatarbelakangi oleh permasalahan tersebut, peneliti ingin mengetahui dan menganalisis pengaruh corporate social responsibility, profitabilitas, serta ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Lanjutan di: Contoh Proposal Skripsi Manajemen Ekonomi: CSR, Profitabilitas, Firm Value (2)

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian tersebut, permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut.

“Apakah corporate social responsibility, profitabilitas, dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan baik secara parsial maupun simultan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2016-2019?”

C. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan menganalisis corporate social responsibility, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan baik secara parsial maupun simultan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2016-2019.

D. Manfaat Penelitian

Penelitian ini secara teoritis diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan teori ilmu manajemen, terutama untuk teori-teori yang berkaitan dengan Corporate Social Responsibility, profitabilitas, ukuran perusahaan, dan nilai perusahaan. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi penelitian-penelitian berikutnya, menjadi bahan wacana dan diskusi, serta menjadi sarana memperkaya wawasan.

Variabel-variabel yang diteliti dalam penelitian ini juga dapat dijadikan pertimbangan bagi perusahaan untuk meningkatkan nilai perusahaan, dalam upaya meningkatkan kinerja manajemen perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan wacana baru bagi investor untuk mempertimbangkan aspek-aspek nonmeneter yang perlu diperhitungkan agar lebih bijaksana dalam berinvestasi.

Demikian contoh proposal skripsi manajemen ekonomi Bab I tentang CSR, firm size, firm value, dan profitability. Silakan lanjut ke Bab II untuk melihat tinjauan pustaka dan dasar teori.