Kesalahan Dalam Pembuatan Tesis, Nomor 3 Sering Dilakukan Mahasiswa

Dalam artikel berikut akan dibahas 10 kesalahan dalam pembuatan tesis yang sering dilakukan mahasiswa. Pastikan Anda menghindari kesalahan-kesalahan membuat tesis berikut agar penyesalan tidak selalu menghantui Anda.

Meskipun dalam segi tujuan dan kedalaman pembahasan berbeda dari skripsi, tesis dan skripsi memiliki persamaan mendasar. Keduanya sama-sama karya ilmiah mahasiswa yang dibuat untuk mendapatkan gelar akademik. Keduanya juga dihasilkan mealui riset / penelitian dengan berbagai landasan teori untuk kemudian diuji dalam sidang kelulusan.

Kesalahan dalam Pembuatan Tesis

10 Kesalahan dalam Pembuatan Tesis

Setelah Anda mengenal apa itu tesis dan karakteristikya, berikut hal-hal yang dapat menghambat proses pembuatan tesis.

1. Tidak Mengerjakan Skripsi

Beberapa perguruan tinggi mengizinkan mahasiswanya mengganti skripsi dengan mengambil mata kuliah tertentu. Padahal, skripsi merupakan ‘latihan’ meneliti. Dalam menyusun skripsi kita diajarkan kemampuan dasar meneliti sehingga ketika melakukan penelitian sebenarnya di dunia kerja, tesis, maupun disertasi, kita sudah terbiasa menerapkan metode ilmiah.

2. Terlambat memikirkan ide tesis

Idealnya tesis mengangkat permasalahan yang berkaitan dengan bidang studi yang sedang ditempuh. Idenya bisa diperoleh selama perkuliahan, sebelum masa seminar proposal tesis (pratesis). Semua fenomena yang menarik bisa dikembangkan menjadi ide penyusunan tesis. Sayangnya, banyak mahasiswa yang baru memikirkan ide tesis ketika mata kuliah pratesis dan ditugaskan mengumpulkan topik.

3. Hobi menunda

Meskipun tidak terlalu terasa di awal, menunda-nunda mengerjakan tesis bisa menghambat nantinya. Apalagi jika Anda memiliki pekerjaan lain. Biasanya mahasiswa baru akan lembur ketika sudah masuk waktu dateline. Bisa ditebak, karya ilmiah yang dikerjakan terburu-buru pasti hasilnya kurang maksimal.

4. Kurang membaca

Salah satu masalah dalam menyusun tesis yang umum yaitu kurangnya minat baca pada mahasiswa. Luangkanlah waktu untuk membaca sesuai dengan topik tesis yang disusun. Dengan membaca, rujukan pustaka akan dalam dan pasti mempengaruhi kualitas tesis nantinya.

5. Minim diskusi

Selama pengerjaan tesis biasanya mahasiswa menjadi lebih introvert, tidak mau bertukar pikiran dengan dosen pembimbing maupun sesama mahasiswa lain. Padahal, semakin banyak masukan dan kritik, tesis bisa menjadi lebih berbobot.

6. Tanpa perencanaan

Manajemen waktu di sela-sela kesibukan menjadi sangat krusial saat menyusun tesis. Buatlah planner untuk membantu Anda menyusun agenda, agar penyusunan tesis lebih terarah dan tepat waktu.

7. Perubahan di detik akhir

Mahasiswa terkadang terlalu idealis sampai berimprovisasi berlebihan dengan mengotak-atik penelitian tesisnya. Dari mulai merubah kata-kata dalam judul, merubah sedikit teori, dan sebagainya. Hal dianggap remeh tersebut bisa menjadi bahan empuk penguji saat sidang tesis. Tidak perlu melakukan perubahan selama tidak ada arahan dari dosen penguji.

8. Gerogi ketika sidang

Ilmu penelitian memang kompleks, tetapi bukan berarti tidak bisa dikuasai. Kuasailah materi atau topik tesis Anda dengan rujukan yang jelas. Sehingga Anda akan percaya diri saat sidang dan mantap dalam menjawab pertanyaan dari dosen penguji.

9. Kurang mendalami metode penelitian

Metode penelitian adalah tiang penelitian. Pemilihan metode penelitian yang sesuai menentukan kesuksesan sebuah karya ilmiah. Pelajarilah jenis-jenis metode penelitian dan bagaimana menerapkannya sesuai penelitian yang dilakukan.

10. Memandang tesis hanya sebagai syarat kelulusan

Motivasi setiap mahasiswa dalam mengerjakan tesis bervariasi, salah satunya hanya sekadar syarat kelulusan. Wajar karena tesis termasuk mata kuliah yang memiliki jumlah SKS besar, sehingga nilai tinggi pada tesis akan mengangkat IPK secara keseluruhan. Namun, ada baiknya menjadikan tesis ini sebagai karya, buah pemikiran. Anda juga bisa mengikutkan tesis anda dalam perlombaan maupun dibedah dalam seminar. Lebih dari itu, tesis merupakan sumbangan Anda untuk ilmu pengetahuan, sumber ilmua, dan solusi atas masalah mahasiswa lain di kemudian hari. Maka susunlah tesis dengan sebaik-baiknya.

Al-Ayaam, Jasa Pembuatan Tesis Semarang

Hubungi Jasa Skripsi dan Jurnal

Anda mahasiswa S2 tingkat akhir yang sedang mengerjakan tesis? Hubungi Al-Ayaam Semarang dan dapatkan layanan jasa pembuatan tesis berkualitas bebas plagiat. Kami bukan penjual, melainkan hanya sebagai konsultan yang membantu dan membimbing agar mahasiswa tidak melakukan kesalahan dalam pembuatan tesis.