Pengertian Penelitian Tindakan Kelas: Apa itu PTK dan Karakteristik PTK

Untuk dapat mengorkestrai sebuah penelitian tindakan kelas dengan baik, seseorang harus memahami pengertian PTK. Apa itu PTK serat bagaimana karakteristiknya harus benar-benar dikenali agar penelitian yang dilakukan tidak menyimpang dari jalur atau ruh sebuah penelitian tindakan. Sehingga tujuan akan tercapai secara maksimal.

Pengertian Penelitian Tindakan Kelas: Apa itu PTK dan Karakteristik PTK

Pengertian PTK

Apa itu Penelitian Tindakan Kelas (PTK)? Dalam menyusun sebuah penelitian tindakan kelas yang baik, tentu kita harus memahami terlebih dahulu apa itu PTK serta karakteristikanya.

Berbagai literatur banyak memberi batasan pengertian tentang PTK, diantaranya diungkapkan oleh Kemmis (1992), yaitu sebagai berikut:

Action research as a form of self-reflective inquiry undertaken by participants in a social (including educational) situation in order to improve therationality and justice of (a) their on social or educational practices, (b) their understanding of these practices, and (c) the situations in which practices are carried out.

Sedangkan McNeiff (2002) mengatakan bahwa :

Action research is a term which refer to a practical way of looking at your own work to sheck that it is you would like it to be. Because action research is done by you, the practitioner, it is often referred to as practitioner based research; and because it involves you thinking about and reflecting on your work, it can also be called a form of self-reflective practice.

Berdasarkan penjelasan dua batasan sebagaimana tersebut di atas, dapat dicermati pengertian PTK secara lebih rinci dan lengkap. PTK adalah suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan. Tindakan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemantapan rasional dari tindakan-tindakan mereka dalam melaksanakan tugas sehari-hari, memperdalam pemahaman terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan, serta memperbaiki kondisi di mana praktik-praktik pembelajaran tersebut dilakukan. Untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut, PTK dilaksanakan dalam proses berdaur (cyclical) yang terdiri dari empat tahapan, planning, action, observation/evaluation, dan reflection.

Karakteristik PTK

Karakteristik PTK yang sekaligus dapat membedakannya dengan penelitian formal adalah sebagai berikut:

  1. PTK merupakan prosedur penelitian di kelas yang dirancang untuk menanggulangi masalah nyata yang dialami guru berkaitan dengan siswa di kelas itu. Ini berarti, bahwa rancangan penelitian diterapkan sepenuhnya di kelas itu, termasuk pengumpulan data, analisis, penafsiran, pemaknaan, perolehan temuan, dan penerapan temuan. Semuanya dilakukan di kelas dan dirasakan oleh kelas itu.
  2. Metode PTK diterapkan secara kontekstual, dalam arti bahwa variabel-variabel yang ditelaah selalu berkaitan dengan keadaan kelas itu sendiri. Dengan demikian, temuan hanya berlaku untuk kelas itu sendiri dan tidak dapat digeneralisasi untuk kelas yang lain. Temuan PTK hendaknya selalu diterapkan segera dan ditelaah kembali keefektifannya dalam kaitannya dengan keadaan dan suasana kelas itu.
  3. PTK terarah pada suatu perbaikan atau peningkatan kualitas pembelajaran, dalam arti bahwa hasil atau temuan PTK itu adalah pada diri guru telah terjadi perubahan, perbaikan, atau peningkatan sikap dan perbuatannya. PTK akan lebih berhasil jika ada kerja sama antar guru di sekolah, sehingga mereka dapat sharing permasalahan, dan apabila penelitian telah dilakukan, selalu diadakan pembahasan perencanaan tindakan yang dilakukan. Dengan demikain, PTK itu bersifat kolaborasi dan kooperatif.
  4. PTK bersifat luwes dan mudah diadaptasi. Dengan demikian, maka cocok digunakan dalam rangka pembaharuan dalam kegiatan kelas. Hal ini juga memungkinkan diterapkannya suatu hasil studi dengan segera dan penelaahan kembali secara berkesinambungan
  5. PTK banyak mengandalkan data yang diperoleh langsung atas refleksi diri peneliti. Pada saat penelitian berlangsung guru sendiri dibantu rekan lainnya mengumpulkan informasi, menata informasi, membahasnya, mencatatnya, menilainya, dan sekaligus melakukan tindakan-tindakan secara bertahap. Setiap tahap merupakan tindakan lanjut tahap sebelumnya.
  6. PTK sedikitnya ada kesamaan dengan penelitian eksperimen dalam hal percobaan tindakan yang segera dilakukan dan ditelaah kembali efektivitasnya. Tetapi, PTK tidak secara ketat memperdulikan pengendalian variabel yang mungkin mempengaruhi hasil penelaahan. Oleh karena kaidahkaidah dasar penelitian ilmiah dapat dipertahankan terutama dalam pengambilan data, perolehan informasi, upaya untuk membangun pola tindakan, rekomnedasi dan lain-lain, maka PTK tetap merupakan proses ilmiah.
  7. PTK bersifat situasional dan spesisifik, yang pada umumnya dilakukan dalam bentuk studi kasus. Subyek penelitian sifatnya terbatas, tidak representatif untuk merumuskan atau generalisasi. Penggunaan metoda statistik terbatas pada pendekatan deskriptif tanpa inferensi.

Demikian pengertian Penelitian Tindakan Kelas, Apa itu PTK dan Karakteristik PTK untuk membantu kita dalam meneliti kelas serta meningkatkan kualitas pembelajaran.

Hubungi Jasa Skripsi dan Jurnal

Anda seorang guru yang ingin melaksanakan penelitian tindakan kelas sesuai dengan penjelasan pengertian dan karakteristik PTK di atas? Hubungi Al-Ayaam untuk mendapatkan penawaran bantuan jasa pembuatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) secara profesional dan berkualitas.