Pengertian Tesis, Mengenal Jenis, Ciri, dan Fungsi Tesis

Artikel berikut menjelaskan pengertian tesis, meliputi jenis, ciri, dan fungsinya. Biasanya orang khususnya mahasiswa pascasarjana yang baru di tingkat awal merasa bergidik ketika mendengar kata “tesis”. Padahal jika sudah dilakukan, tesis tidak semengerikan itu. Untuk dapat menyelesaikan tesis dengan baik, tentunya seorang mahasiswa harus mengetahui terlebih dahulu apa itu tesis, jenis-jenisnya, cirinya, sampai dengan fungsinya.

Pengertian Tesis, Jenis, Ciri, dan Fungsi Tesis

Pengertian Tesis

Apa itu tesis? Tesis adalah sebuah pernyataan ilmiah berlandaskan berbagai macam argumen ilmiah yang  dituliskan dalam bentuk karya ilmiah sesuai kaidah-kaidah yang berlaku sebagai syarat menyelesaikan program pendidikan magister (S2). Setelah diujikan di depan para penguji dan dinyatakan lulus, penulisnya akan mendapatkan gelar sesuai dengan bidang ilmu yang ditempuhnya. Penyusunan tesis harus menghasilkan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan pada jurnal ilmiah internasional maupun nasional.

Jadi jelas bahwa tesis adalah sebuah karangan, sebuah karya ilmiah yang merupakan penjelasan dari sebuah penelitian dengan berdasarkan rujukan atau sumber ilmiah.Semakin baik kualitas sebuah tesis, semakin menunjukkan kemampuan penulisnya dalam bidang ilmu yang ditekuni.

Jenis-Jenis Tenis

Penelitian dalam tesis dibagi menjadi dua jenis, yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif.

1. Tesis Kuantitatif

Tesis Kuantitatif adalah tesis yang disusun untuk membangun berbagai macam pernyataan dan atau kerangka hipotetikal. Tesis kuantitatif sering juga disebut dengan Nalar Deduktif – Hipotektikal.

2. Tesis Kualitatif

Tesis Kualitatif adalah tesis yang dibuat bukan untuk membangun berbagai macam pernyataan atau kerangka hipotetikal dan biasa disebut dengan istilah Nalar Induktif – Non hipotetikal.

Ciri-Ciri Tesis

Karena hakikatnya merupakan salah satu bentuk karya ilmiah, maka tesis memiliki ciri-ciri karya ilmiah secara umum, antara lain:

  1. Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, diatur mulai dari pendahuluan, bagian inti atau pokok pembahasan dan bagian penutup.
  2. Dalam menyusun tesis, penulis harus bersifat objektif, artinya disampaikan dengan gaya impersonal, menggunakan bentuk kalimat aktif, dan tidak menggunakan kata ganti benda pertama atau kedua.
  3. Menggunakan bahasa baku sesuai kaidah bahasa yang digunakan.

Fungsi Tesis

Sesuai pengertiannya, memiliki fungsi tesis adalah sebagai sarana komunikasi akademik dalam sebuah bidang kajian keilmuan untuk menyampaikan hasil penelitian. Melalui penyampaian karya ilmiah ini diharapkan terjalin komunikasi akademik antar berbagai komponen dalam suatu bidang keilmuan. Sebagai sebuah karya ilmiah, tesis juga memiliki fungsi ekspresif dan instrmental. Artinya, seorang peneliti dapat menunangkan gagasannya secara tertulis untuk dikomunikasikan kepada pihak lain. Secara singkat, fungsi ini mengedepankan fungsi pemenuhan kebutuhan pribadi untuk berekspresi dan diakui atas apa yang dilakukan.

Secara khusus, tesis digunakan sebagai salah satu syarat kelulusan mahasiswa S2. Selain itu, jenis karya ilmiah yang satu ini dimanfaatkan pula secara pragmatis untuk jenjang karir dan kepangkatan.

Hubungi Jasa Skripsi dan Jurnal

Demikian penjelasan tentang pengertian tesis dengan segala jenis, ciri, dan fungsinya. Anda mahasiswa S2 tingkat akhir yang sedang mengerjakan tesis? Hubungi Al-Ayaam Semarang dan dapatkan layanan profesional jasa pembuatan tesis berkualitas bebas plagiat.